i. Gambaran Umum Tag Elektronik RFID
Tag elektronik RFID (Radio Frequency Identification) adalah teknologi identifikasi otomatis yang menggunakan sinyal frekuensi radio untuk mengidentifikasi secara otomatis objek target serta memperoleh data terkait. Terdiri dari sebuah chip dan antena, tag ini mampu menyimpan dan mengirimkan informasi digital serta banyak digunakan dalam pelacakan logistik, manajemen inventaris, manajemen aset, dan bidang-bidang lainnya. Komponen utama tag elektronik meliputi: chip (IC), antena, dan substrat. Chip berfungsi menyimpan dan memproses data, antena digunakan untuk mengirim dan menerima sinyal frekuensi radio, sedangkan substrat memberikan dukungan fisik dan perlindungan.
Gambar 1: Struktur Dasar Tag RFID

iI. Jenis-Jenis Tag RFID Elektronik
2.1 Inlay RFID
Inlay adalah komponen inti dari tag RFID, yang terdiri atas chip, antena, dan substrat. Semua inlay menggunakan struktur yang serupa, dengan perbedaan utama terletak pada bentuk dan ukuran antena serta jenis chip. Chip diikatkan ke antena menggunakan perekat konduktif anisotropik (ACA) melalui proses termoformasi. Terdapat dua jenis substrat antena: PET dan poliimida. PET merupakan substrat umum dan serba guna; sedangkan poliimida tahan panas namun lebih mahal. Antena diproduksi dengan proses etsa aluminium.
2.2 Label RFID Kertas
Label kertas merupakan produk label lengkap. Perbedaan utama antara label kertas dan label inlay adalah adanya kertas muka (face paper) yang dapat dicetak. Bahan kertas muka tersedia dalam bentuk PET dan kertas berlapis (coated paper).
2.3 Tag RFID Laminasi
Tag laminasi terbuat dari bahan PVC atau PET serta memiliki ketahanan yang baik serta sifat tahan air, sehingga cocok digunakan di lingkungan luar ruangan atau kondisi keras.
2.4 Tag RFID Anti-Logam
Tag anti-logam dirancang khusus untuk pemasangan pada permukaan logam. Tag ini menggunakan desain antena anti-logam khusus, atau memanfaatkan busa untuk mengangkat lapisan dalam (inlay) guna mengurangi pengaruh logam. Bahan yang digunakan meliputi ABS, PCB, keramik, dan sebagainya, dengan jarak pembacaan 3–10 meter.
Gambar 2: Tag Anti-Logam

2.5 Tag RFID Tahan Perusakan
Tag tahan perusakan dirancang khusus agar rusak secara permanen saat dilepas.
Prinsip tahan perusakan 1: Tag dilengkapi dengan potongan berbentuk gunting; pelepasan tag setelah pemasangan akan merusak tag tersebut.
Prinsip tahan perusakan 2: Antena terbuat dari lembaran keramik tipis; jika dipaksa dilepas setelah pemasangan, tag akan pecah.
2.6 Tag RFID Berbentuk Khusus
Tag berbentuk tidak beraturan didesain dalam bentuk khusus sesuai dengan skenario aplikasi, seperti tag pencucian PPS, tag ikat kabel (cable tie), gelang silikon, dan sebagainya, guna memenuhi kebutuhan khusus berbagai industri.
2.7 Tag RFID Terenkapsulasi
Tag berboks biasanya memiliki kulit luar yang terbuat dari bahan ABS, dengan lapisan dalam berupa bahan poliimida di bagian dalamnya, sehingga memberikan perlindungan dan ketahanan yang sangat baik.